Petualangan Si Barley

Kehidupan adalah serangkaian petualangan. Setiap petualangan merupakan kesempatan untuk mengekplorasi dunia.

Gunung Bromo - Probolinggo

Tempat yang sangat menakjubkan dan masyarakatnya yang ramah tamah.

Gunung Guntur - Garut

Pemandangan yang sangat eksotik, yang paling seru saat turun, seperti skating. Meluncuuurr!!!..

Fakultas Psikologi

Masuk bareng-bareng, sarjana juga harus bareng-bareng. Moga saja, amin!

Kampung Sampireun - Garut

Aya kahayang dina jero dada sugan kahontal, nyieun acara di tempat ieu anu sakral keur nyangcang tali asih.

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

8.13.2011

Kegagalan adalah Kesuksesan yang TertundaKegagalan adalah Kesuksesan yang Tertunda

"Jangan kecewa apabila hasil yang diperoleh tidak seperti yang diharapkan. Percayalah bahwa semuanya adalah kesuksesan, bukan kegagalan. Mengapa saya punya banyak kesusksesan? Saya tahu banyak usaha yang gagal."
(Thomas Alfa Edison)

Gagal melakukan hal-hal terbesar yang kita harapkan itu tetap akan lebih terhormat daripada berhasil dalam melakukan hal-hal kecil saja. Karena, orang yang gagal melakukan hal-hal besar sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil.

Kita harus yakin bahwa kegagalan itu adalah sebuah kesuksesan yang tertunda. Kalau kita menilainya demikian kita akan tahu kenapa kita gagal melakukan hal-hal besar tersebut sehingga kita bisa memulainya kembali agar dapat sukses setelah banyak mengalami kegagalan.

Orang yang mau mengambil tantangan-tantangan besar akan mempunyai dua kesempatan, yaitu benar-benar berhasil atau gagal dengan terhormat.

Ambilah tantangan besar yang lebih besar dari kemampuan Anda sendiri sehingga Anda berhasil dengan baik ataupun kalau gagal, itu adalah sebuah kesuksesan yang masih tertunda..

8.02.2011

Kesuksesan Adalah Impian Semua Orang

'' Banyak orang memimpikan kesuksesan, Bagi saya, kesuksesan hanya dapat diraih melalui kegagalan yang berulang-ulang dan introspeksi. ''
(Soichiro Honda)

Kalau ditanyakan, ''Siapa yang ingin sukses?'' tentunya, semua orang akan menjawab ''Saya''. Ya, karena kesuksesan adalah impian dari semua orang. Semua orang ingin sukses dalam setiap sendi kehidupannya, baik sukses dalam karir, percintaan, pekerjaan, dan sebagainya.

Akan tetapi, banyak dari mereka tidak menyadari bahwa untuk mencapai kesuksesan tidaklah mudah. Ia harus melewati serangkaian kegagalan dan kesusahan sebelum mencapainya.

Ibarat saat kita ingin mencapai puncak gunung, kita harus bersusah payah mendakinya, kadang kita terpleset jatuh dan harus memulai dari awal lagi atau harus memutar mencari jalur lain karena jalur yang biasa tertutup, sehingga akhirnya kita mampu mencapai puncak gunung tersebut.

Demikian halnya saat kita ingin mencapai sebuah kesuksesan, kitapun mungkin akan mengalami beberapa kegagalan. Sebagai pribadi yang optimis, kegagalan tersebut merupakan kesempatan kita untuk berintrospeksi diri dan memulai kembali dengan lebih cerdik agar kita sampai pada mimpi-mimpi tersebut.

6.05.2011

Perbedaan Orang Biasa dan Orang Besar

"Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalas-malasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap."
(William A. Ward)

Semua orang pasti ingin mencapai kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Tetapi, nasib satu orang dan orang lainya sangatlah berbeda. Semua memang digariskan oleh tuhan. Akan tetapi, berbedaan orang yang besar dengan orang yang biasa adalah usaha yang mereka lakukan.

Orang besar akan memaksimalkan segala potensi dan waktu yang ia miliki untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya.
Ketika orang-orang masih terlelap tidur, ia akanb belajar dengan giat, kalau untuk orang muslim ketika orang-orang terlelap tidur ia melakukan shalat sunat tahajud, lagi enak-enaknya tidur waktu subuh, ia bangun untuk menunaikan shalat subuh.
Ketika orang lain bermalas-malasan ia akan bekerja dengan rajin. Dan ketika orang lain hanya berharap, ia sudah memiliki mimpi-mimpinya yang akan diwujudkannya. Begitu juga dengan pelajar, ketika guru sedang menjelaskan bahan study, ia akan mendengarkannya dan berbicara/menjawab ketika guru bertanya.

Maka dari itu, kita harus lebih dalam segala hal dari orang lain apabila kita ingin sukses dan bahagia.

6.03.2011

Warna Kehidupan

Warna pelangi yang warna warni itu sangat indah sekali, jika pelangi memiliki satu warna saja maka tidak akan seindah itu.
Begitu juga sama halnya seperti kehidupan manusia mempunyai corak warna yang mewarnai kehidupan.

Masalah yang bertubi-tubi menerpa kita seakan-akan tidak habis-habisnya. Mulai dari hinaan, fitnah, dikhianati, diadu domba, dll. Tetapi kebanyakan kita mengeluh/menyerah, berkata yang tak sepantasnya terucap, dendam. Semua itu menjerumuskan kita kedalam jurang kesengsaraan. Dan ketika kita mendapatkan kebahagiaan, kita menjadi lupa daratan, riya, serakah dan kesombonganpun merasuki jiwa kita.

Dalam menjalani hidup ini Kebanyakan orang memimpikan kebahagiaan tetapi tidak nyadari atau mengantisipasi kesengsaraan.

to be continue =>

5.29.2011

Masalah Dina Kahirupan

Nu ngarana hirup mah moal leupas tina masalah, teu ninggali jelema beunghar, miskin, kasep, geulis, pinter, bodo, deuk urang gunung deuk urang kota pasti aya bakal aya masalah mah. Jadi inget omongan guru baheula pas keur masih diseragam SMA, jadi definisi masalah ceuk anjeuna mah ''sagala rupa nu teu diharepkeun''. Contona kieu we supaya ngalartieun budak ngora jeung kolot mah, lamun urang boga kabogoh tuluy hayang putus pek teh diputuskeun ku kabogoh teh, tah nu kitu teh lain masalah, nu disebut masalah teh lamun urang boga kabogoh heg nya'ah nepikeun ka embung ditinggalkeun terus ku kabgoh urang teh diputuskeun, tah nu kitu nu disebut masalah teh.

Ti mimiti budak nu karek borojol nepikeun ka jelema nu geus bau taneuh aya masalah mah, tapi beda tingkatanana. Tong sieun teu kudu bingung sing hareupan we masalah mah dina hiji wanci ge bakal beres sorangan.
Tapi lolobana jelema mah sok lumpat tina maslah, nu akhirna itu teu beres nu anyar malah datang beuki numpuk weh.
Ceuk kuring mah masalah nu paling bingung jeung beurat teh lamun aya masalah tapi urangna teu apal kudu ngalakukeun naon.

Lamun aya masalah paling ngeunah ngadeukeutkeun diri ka gusti nu maha suci, tuluy ngabantuan ka jelema nu butuheun, atawa hangout (ceuk basa araringisna mah) bari nafaquran hirup jeung retropeksi diri. ceuk lagu last chil mah ''jadikan semua ini satu langkah dewasakan diri''. Hayu ti mimiti ayeuna mah urang babarengan ngabebenah diri.
Mugi urang sararea dipaparinan kasalametan, kasehatan, kabagjaan, jeung hidayah ku gusti allah nu maha kawasa.
Amien.

Tiga Hal Yang Akan Membuat Bahagia

"Setiap orang membutuhkan tiga hal yang akan membuat mereka berbahagia didunia ini, yaitu seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk diharapkan."
(Tom Bodett)

Bener juga kata si Tom Bodett, untuk menjadi orang yang berbahagia sangatlah sederhana dan tidak serumit yang kita bayangkan. Pada dasarnya, cara pandang kita tentang kebahagiaanlah yang sebenernya kita ini bahagia atau tidak.

Mempunyai pasangan yang saling mencintai, memiliki pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, serta memiliki tempat untuk berharap (Tuhan) merupakan sesuatu yang akan membuat kita bisa bahagia.
Intinya adalah menerima dengan penuh syukur atas segala yang telah kita miliki akan membuat hati kita merasa bahagia. Sebaliknya tanpa cinta, kesibukan, dan harapan, hidup kita akan menjadi hampa.


Contac me : 0857-9-3434-637